Ilustrasi Jurusan Teknik Elektro© Dok. Freepik.com
KOMPAS.com – Salah satu pertimbangan penting saat memilih jurusan kuliah adalah apakah mata kuliahnya lebih banyak praktik dibanding teori.
Jurusan yang menekankan pengalaman praktik dibidang lapangan dan laboratorium diyakini memberikan keterampilan siap kerja yang lebih cepat diterapkan di industri.
Aplikasi Akuntansi Terbaik – Laporan Keuangan Instan – Aplikasi Akuntansi Otomatis
accurate.id·Bersponsor
Dilansir dari laman kurikulum.upi.edu, Selasa (16/12/2025), banyak program studi di Indonesia yang memang dirancang sedemikian rupa agar lulusan tidak hanya paham konsep, tetapi juga terampil melakukan pekerjaan teknis di lapangan atau laboratorium.
Menurut standar kurikulum pendidikan tinggi Indonesia yang merujuk pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti), setiap program studi wajib menerapkan pembelajaran praktik yang proporsional sesuai dengan profil lulusan dan kebutuhan dunia kerja.
Baca juga: Cek 10 Jurusan Kuliah yang Cocok untuk Perempuan Introvert, Apa Saja?
Jurusan dengan fokus kejuruan dan teknologi umumnya memiliki proporsi praktik yang lebih tinggi melalui laboratorium, proyek, magang, hingga kerja lapangan sebagai bagian dari mata kuliah wajib.
Banyak jurusan di rumpun sains dan teknologi (Saintek) memberikan pengalaman belajar yang intensif melalui laboratorium, proyek, simulasi, hingga kerja lapangan yang nyata.
Produk Inovatif & Revolutioner – Sistem Manajemen Energi (BEMS) – Pangkas Biaya Listrik Gedung
ropindo.co.id·Bersponsor
Berikut KOMPAS.com rangkum mengenai beberapa jurusan yang dikenal lebih banyak praktik daripada teori, termasuk apa saja yang dipelajari mahasiswa dan peluang karier setelah lulus.
Baca juga: 11 Jurusan Kuliah yang Menjanjikan, Bisa Cepat Dapat Pekerjaan
1. Teknik Elektro – Belajar di Laboratorium dan Proyek Nyata
Jurusan Teknik Elektro mempelajari konsep dan aplikasi kelistrikan serta elektronika yang luas, mulai dari sistem tenaga listrik hingga sistem kendali otomatis.
Mahasiswa di jurusan ini sering menghabiskan waktu di laboratorium teknik, merancang dan menguji rangkaian listrik, melakukan simulasi komponen, hingga bekerja pada proyek-proyek praktis.
Dosen sering memberikan tugas berbasis perancangan dan troubleshooting mesin atau perangkat elektronik yang digunakan langsung dalam industri.
Dengan porsi praktikum yang besar, lulusan jurusan ini biasanya siap bekerja di berbagai sektor industri, seperti otomotif, energi, telekomunikasi, serta teknologi yang memerlukan keahlian teknis tinggi.
Baca juga: Cek 5 Strategi Lolos SNBP 2026 dan Tips Pilih Jurusan Kuliah
2. Teknik Mesin – Keterampilan di Bengkel dan Lapangan
Jurusan Teknik Mesin memadukan prinsip fisika dan matematika dengan aplikasi langsung pada mesin dan sistem mekanik.
Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga merancang, menguji, dan memelihara mesin melalui kegiatan workshop di bengkel teknik serta proyek simulasi nyata.
Aktivitas belajar mencakup pembuatan prototipe, uji performa mesin, serta penerapan ilmu termodinamika dalam produk riil.
Jurusan ini sangat cocok bagi mahasiswa yang ingin berkarier di manufaktur, otomotif, kedirgantaraan, maupun bidang-bidang teknik yang menuntut keterampilan teknis konkret.
Baca juga: 5 Jurusan Kuliah Cepat Balik Modal karena Gaji Tinggi, Ada 1 Jurusan IPS
3. Kehutanan – Harmoni Lapangan dan Konservasi Alam
Jurusan Kehutanan mengajarkan pengelolaan ekosistem hutan secara berkelanjutan.
Berbeda dengan jurusan berbasis teori semata, mahasiswa melakukan survei lapangan, identifikasi flora fauna, pemetaan wilayah hutan, hingga praktik konservasi di hutan pendidikan.
Pengalaman langsung dengan alam ini memperkuat pemahaman konsep ekologis sekaligus membentuk keterampilan dalam pengambilan data lapangan dan penelitian ekosistem.
Karena banyaknya kegiatan di luar kelas, lulusan kehutanan umumnya siap bekerja di lembaga konservasi, dinas kehutanan, konsultasi lingkungan, dan proyek pengelolaan sumber daya alam.
Baca juga: 9 Jurusan Kuliah IPS yang Lulusannya Sulit Cari Kerja Sesuai Bidangnya
4. Teknik Informatika – Coding, Sistem, dan Aplikasi Nyata
Jurusan Teknik Informatika mempelajari pengembangan perangkat lunak, sistem informasi, kecerdasan buatan, keamanan siber, dan solusi digital lainnya.
Meski ada dasar teori berupa struktur data dan algoritma, sebagian besar proses pembelajaran dilakukan lewat praktik coding, pengembangan aplikasi, serta pengerjaan proyek teknologi nyata.
Mahasiswa sering mengerjakan tugas berupa pembuatan program, debugging, integrasi sistem, dan studi kasus dunia industri.
Jurusan ini relevan dengan kebutuhan industri teknologi saat ini, di mana kemampuan teknis dan portofolio proyek nyata menjadi faktor penting saat mencari pekerjaan.
Baca juga: 2 Jurusan Kuliah IPA yang Lulusannya Sulit Cari Kerja Sesuai Bidangnya
5. Agroteknologi – Dari Kebun Percobaan ke Laboratorium
Jurusan Agroteknologi merupakan penggabungan ilmu pertanian dengan teknologi.
Mahasiswa tidak hanya belajar teori tentang tanah, tanaman, dan genetika, tetapi juga praktik langsung di kebun percobaan, greenhouse, atau lahan pertanian.
Aktivitas seperti bercocok tanam, pengelolaan hama, serta pemupukan dilakukan secara nyata sehingga mahasiswa memahami kondisi nyata produksi pangan.
Jurusan ini cocok bagi calon lulusan yang ingin berkiprah di bidang agronomi, penyuluhan pertanian, maupun manajemen produksi tanaman dengan pendekatan teknologi.
Baca juga: Jurusan Kuliah D3-S3 Universitas Terbuka Terbaru dan Biaya Kuliahnya
6. Teknologi Pangan – Praktikum Laboratorium dan Produksi
Jurusan Teknologi Pangan fokus pada proses pengolahan makanan agar aman, bergizi, dan berkualitas.
Mahasiswa banyak menghabiskan waktu di laboratorium kimia dan mikrobiologi, melakukan uji mutu produk, formulasi makanan, hingga teknologi pengemasan.
Kegiatan praktikum intens ini dirancang membantu mahasiswa memahami proses nyata dalam industri pangan.
Lulusan jurusan ini biasanya bekerja di industri makanan dan minuman, kontrol kualitas, serta pengembangan produk baru.
Baca juga: 9 Jurusan Kuliah Langka di Indonesia dan Biayanya, Calon Maba Cek
Jurusan yang lebih banyak praktik daripada teori sering menjadi pilihan mahasiswa yang ingin belajar melalui pengalaman langsung, bukan hanya melalui kuliah di kelas.
Selain memberikan keterampilan teknis yang kuat, jurusan-jurusan tersebut juga membantu mahasiswa membangun portofolio nyata yang berguna saat memasuki dunia kerja.
SUMBER: 6 jurusan kuliah yang lebih banyak praktik, pilihan tepat untuk langsung terjun bekerja




