Penguatan industri kreatif berbasis lingkungan menjadi fokus utama pelaksanaan Denpasar Fashion Street (DFS) Ke-3 tahun 2026 yang tidak hanya menampilkan karya desainer lokal, tetapi juga mengusung konsep fesyen berkelanjutan di Kota Denpasar.
Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya menegaskan bahwa ajang tersebut diarahkan untuk memperkuat desain lokal sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai sustainable fashion melalui pemanfaatan limbah tekstil dan konsep upcycling.
Menurutnya, DFS 2026 menghadirkan stan edukasi yang menampilkan produk daur ulang serta membuka ruang partisipasi masyarakat untuk mendonasikan atau menukar pakaian layak pakai sebagai bagian dari gerakan ekonomi sirkular.
“Melalui DFS 2026, Pemerintah Kota Denpasar ingin mewujudkan pergerakan fashion yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga berdampak positif bagi lingkungan dan ekonomi sirkular,” kata Eddy Mulya.
Ia menjelaskan pelaksanaan DFS tahun ini digelar di kawasan pedestrian Pura Melanting, area Pasar Badung, sebagai upaya menghidupkan ruang publik sekaligus melestarikan kawasan heritage sebagai pusat ekonomi kreatif masyarakat.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Denpasar Sagung Antari Jaya Negara menyampaikan bahwa DFS 2026 mengusung tema “Senarai Renjana” yang bermakna rangkaian rasa yang dikenakan, dengan melibatkan 12 desainer lokal binaan Dekranasda dan Disperindag Kota Denpasar.
Para desainer tersebut di antaranya Rhea Cempaka, Dewi Anyar, Harmaita, Signature, Tenun Ikat Bali Nusa, Gita/Kwace Bali, Bali Puspa by Jro Puspa, Tresna/De’vastra, Jegeg Tribusana, Nethica Indonesia, Paras Bali, Lului, serta Institut Seni Indonesia (ISI) Bali.
Ia menambahkan, DFS 2026 yang digelar bertepatan dengan peringatan Bulan Bung Karno mengusung konsep “Fashion on The Street” dengan kampanye fashion for all agar masyarakat dapat menikmati karya fesyen secara langsung di ruang publik.
Sejumlah komunitas juga dilibatkan dalam kegiatan ini, termasuk Lorakaca dengan produk kerajinan perca, Rekynd yang mengelola sampah tekstil, serta Membumi melalui workshop upcycle.
